Sunday, March 12, 2017

Passport WNI apply Visa Prancis dari negara Jepang

       Satu tahun yang lalu setelah gue belajar di Jepang tepatnya di Osaka, gue berkesempatan untuk study di Prancis dimana gue mencoba untuk mengajukan study visa ke Prancis  tanpa pulang dulu ke Indonesia alias di Jepang.

      Jadi dulu awalmula ketertarikan gue sama negara Prancis itu dari temen2 jepun gue, dimana mereka mendambakan Prancis khususnya cewek2 dan cowok2 perancis. Yang tadinya gue lebih tertarik sama German dan Belanda, karena mereka akhirnya mau gak mau pengetahuan gue tentang perancis bertambah deh. Yang semulanya gue punya negatif judgement tentang Prancis termasuk orang2nya, pada akhirnya gue tergiur juga untuk study disini. Negara yang sebelumnya dan sebenarnya sama sekali tidak masuk dalam target negara tujuan gue untuk study.

      Setelah masa study  gue selama 1 tahun, akhirnya gue memutuskan untuk study ke Prancis. Nah salah satu persyaratan terpenting untuk bisa study ke Prancis adalah visa. Visa adalah dokumen penting yang diwajibkan bagi WNI untuk enter negara Prancis khususnya untuk long term.


      Keinginan gue saat itu adalah gimana caranya setelah menempuh study di Jepang selama 1 tahun, gue bisa langsung study ke Prancis tanpa perlu bolak balik ke Indonesia. Awalnya gue sempet ragu karena gue enggak mau di sibukkan dalam urusan dokumen2 dsb terutama mengenai visa selama masa study gue jepun. Gue sempet tanya2 sama banyak orang yang menurut gue mereka lebih tau dan punya pengalaman soal visa memvisa, gue juga hampir mau menggunakan agency gitu dengan maksud dan tujuan agar prosesnya lebih mudah, secara gue gak bisa balik ke Indoneisa hanya untuk mengurus visa yang prosesnya berbulan2. 



      Setelah pesimis karena menurut gue gak ada solusi yang tepat, gue coba apply langsung di kedutaan Prancis di Tokyo, Jepang which is I live in OSAKA. Sebelum gue ke kedutaan Prancis, gue liat persyaratan2 pengajuan study visa  berdasarkan standard Jepang terlebih dahulu, mulai dari passport, nilai2 kuliah, tiket pesawat ke Prancis (gue beli langsung bayar full melalui credit card, karena gue gak tau harus booking tiket dimana ketika gue di Jepun) dll. Hmmmm… terus sebelum gue merambah ke Tokyo gue bikin janji dengan kedutaan Prancis melalui internet.

        Setelah gue mendapatkan persetujuan dari kedutaan Prancis, trus gue cussss booking tiket pesawat OSAKA-TOKYO (1 way). Kenapa 1 way? Karena gue pengen sekalian jalan2 bentar di Tokyo, kalau gak salah 3 hari deh gue disana huhuhhh pastinya lupa. Maap sudah kadar tambah tua…

      Di hari H (tepatnya kapan gue lupa) keberangkatan, selesai kuliah gue langsung cusss ke Tokyo. Gue sampe di Tokyo pada malam hari. Pagi harinya, gue ke kedutaan dan mereka menyabut baik sekaligus membantu niat dan itikad gue. Ternyata gue bisa apply visa ke Prancis di Jepang tanpa balik ke Indonesia dulu. Wewww… I am so happy!! Ketika pengecekan document, ternyata ada document2 lain yang harus dilengkapi dan juga ada document yang gak kebawa alias tertinggal di dorm gue yaitu di Osaka. Hadeuhhh dah deg deg an aja gue. Setelah itu gue mencoba untuk negoisasi dengan orang kedutaan gimana caranya biar gue bisa memenuhi semua document dan persyaratan2 lain tanpa harus bolak balik ke Osaka-Tokyo. Pada akhirnya kedutaan keep all my documents, tapi dengan catatan katanya proses pembuatan visa gue akan di proses setelah document yang tertinggal tadi sampai ke kedutaan. Yahh gpp deh...


      Finally, gue memutuskan balik ke Osaka dengan menggunakan bus dimana lebih murah plus bisa liat2 pemandangan indahnya Jepang. Sesampainya di dorm, gue langsung nyiapin documen2 apa saja yang kurang dan yang perlu di perbaharui. Setelah itu gue kontak ke kedutaan. Dan bookinglah lagi tiket pesawat ke Tokyo karena gue harus langsung kesana. Eh udah booking tiket, gue baru sadar ternyata gue gak perlu pergi ke Tokyo tapi gue mesti pergi to Kyoto. Alamakkkkkkkkk, gue salah alamat (gara2 salah baca kanji Jepang T.T ) yasudahlah tiket pesawat gue ilang deh, niatnya mau ngirit ehh malah ngiprit. Youwess lah... 



      Gue pergi kesana dengan kereta karena Kyoto gak sejauh Tokyo kalau dari Osaka. Ketika gue ke Kyoto, ternyata masih ada 1 document panting yang tertinggal lagi yang musti gue kasih (mana gue kesana pake nyasar lagi).  Hadeuhhh Gue udah stress deh waktu itu, secara waktu nya tinggal 2 minggu lagi dari masa pembelian tiket pesawat gue ke Perancis. Karena saat itu gue lagi persiapan ujian semester, gue pun memutuskan untuk negoisasi lagi, gimana caranya supa gak balik ke Kyoto hanya untuk membawa 1 lembar kertas. Karena post office di  Jepang itu bisa diandalkan, akhirnya gue memutusnya untuk mengirim document via post dari Osaka-Kyoto.


     Awalnya gue udah pasrah sama tiket pesawat gue yang udah terlanjur gue beli dengan full price, gue udah pasrah aja nasibnya bakal sama kyk tiket pesawat ke 2 gue tujuan Tokyo. Lagipula, gak mungkin dengan sisa waktu 10 hari bisa selesai dimana sebelumnya dijadwalkan proses akan berlangsung selama 2 bulan (sok tau eud gue). Nangis udah gue, tapi ya mau gimana lagi.. yang penting dapet visa terus study deh kesana, tapi sebelumnya gue juga sempet berfikir untuk ngebatalin juga sih.

     Tepat di H-2 sebelum masa keberangkatan dan sebelum tiket gue hangus, GUE RECEIVE MY VISA. Yeayyyyy I am so happy and I am thinking that how good and fast Japanese is at working OMG. No comment just PERFECT!.

     Ya itu adalah story singkat gue. Jadi intinya kalian bisa ajuin visa ke negara tujuan lain ketika kalian tinggal di negara lain dan berstatus sebagai WNI.
Terimakasih sudah membaca dan sorry kalau tulisannya masih berantakan karena gue lagi belajar menulis.

SEE YOU ON MY NEXT BLOG!
      
*Postingan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi gue.

No comments:

FACEBOOK

ANOTHER

Translate